Kamis, 20 Juni 2019

Deklarasi KMB Menolak Kerusuhan Pasca Pilpres



Mendukung Polri untuk mengusut pelaku kerusuhan 21-22 Mei 2019, Kerukunan Masyarakat Batak Kalimantan Timur (KMB Kaltim) melalui Wakil Ketua Bidang Politik. Toman Colbert Manalu menyerukan;

1. Menolak segala tindakan provokatif, fitnah dan yang mengibatkan kerusuhan.
2. Menyerahkan proses hukum sengketa Pilpres ke Mahkamah Konstitusi. Apapun hasilnya diputuskan oleh majelis hakim konstitusi, harus diterima semua pihak.
3. Mencegah upaya-upaya pihak yang ingin mengubah Pancasila sebagai ideologi negara.
4. Meminta seluruh warga Batak mendukung POLRI dan TNI dalam menjalankan tugas-tugas mengusut pelaku kerusuhan sampai setuntas-tuntasnya.

Rabu, 05 Juni 2019

Satgas KMB Diundang Wali Kota Samarinda



Tim Satgas KMB Nauli Kota Samarinda bersama  Forum Pembaharuan Kebangsaan (FPK) berpartisipasi menjaga keamanan sholat Idul Fitri di Masjid Agung Pelita Samarinda, Rabu (5/6/2019). Usai kegiatan, tim Satgas diundang Wali Kota Samarinda untuk berdialog, sekaligus silaturahmi Idul Fitri di rumah dinas Jalan Ruhuy Rahayu.

Hadir Ketua Seksi Pemuda KMB Nauli Samarinda Augustinus Nainggolan dan Ketua Harian KMB Kaltim NIxson Butarbutar. Sementara dari FPK hadir ketuanya Rudy Sulityo dan juga anggota DPRD Kaltim Yahya Anja.

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang memuji organisasi di bawah naungan FPK yang sudah ikut berpartisipasi menjaga kerukunan umat beragama di Kota Samarinda. Selama ini kota Tepian terbilang kondusif, namun semua elemen tidak boleh lengah sebab bisa saja terjadi ancaman sewaktu-waktu. #



Selasa, 04 Juni 2019

Ragam Selamat Idul Fitri dari KMB Kaltim




Ini Aksi Satgas Pemuda Batak Turun ke Masjid

NIxson Butarbutar mendapat ucapan terima kasih dari Sekda Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin.

Ketua Seksi Pemuda KMB Nauli Samarinda, Augustinus Nainggolan (tengah), Bersama tim di lokasi masjid.

Kegiatan Tim Satgas Pemuda Batak membantu pembersiahan lokasi usai sholat Ied di Masjid Pelita.

Bersih-bersih

Foto Bersama tim Satgas.



Merawat Indonesia, salah satunya dengan cara menjaga sikap toleransi antaragama. Itulah yang dilakukan KMB Nauli yang diwakili pemuda Batak pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H yang jatuh pada kalender Masehi hari Rabu 5 Juni 2019. Saat umat muslim melakukan sholat Idul Fitri, pemuda Batak membantu dari sisi pengaturan lalulintas dan juga menjaga kebersihan.

Kegiatan Pemuda Batak yang digagas KMB Nauli bersama FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Samarinda berlangsung untuk pelaksanaan sholat Ied di Masjid Agung Pelita Jalan Kemakmuran Samarinda. Pagi-pagi sekali, para pemuda Batak sudah berdatangan melaksanakan tugas agar kegiatan rohani umat Islam berjalan aman dan lancar.

Pemuda Batak sendiri dikoordinir oleh Augustinus Nainggolan, Ketua Seksi Pemuda KMB Nauli. Didampingi oleh Ketua Harian KMB Kaltim Nixson Butarbutar, pelaksanaan sholat akhirnya selesai sekitar pukul 8.00 Wita.

"Puji Tuhan semua berjalan dengan baik," ujar Augustinus Nainggolan.

Dia menjelaskan, kegiatan itu adalah program Forum Pembauran Kebangsaan Kota Samarinda di mana organisasi KMB Nauli Samarinda bergabung di dalamnya. Program tersebut dilaksanakan setiap tahun, dengan maksud untuk memelihara toleransi antaragama dan kebhinekaan di Kota Samarinda.

"Kita rapat rencana itu di jalan Merak di belakang KFC, tepatnya di Warunk Mocca. Dari KMB diwakili Bapak Nixson Butarbutar dan saya," cerita Augustinus Nainggolan. Rapat itu sendiri dipimpin Rudy Sulisthyo, Ketua FPK yang juga Ketua PDKT.

Usai melakukan tugas di Masjid Agung Pelita, tim pemuda Batak bergabung dengan tim lain yang juga melakukan tugas yang sama di masjid-masjid lain sesuai pembagian zona yang sudah disepakati dalam rapat. Sekitar pukul 10.00 tim dari FPK ke rumah dinas Wali Kota Samarinda yang sedang open house.

"Kita berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu lancarnya kegiatan ini," ujar Augustinus Nainggolan.

Nixson Butarbutar selaku Ketua Harian KMB Kaltim mengucapkan terima kasih kepada KMB Nauli yang sudah menunjukkan partisipastinya pada kegiatan sholat Idul Fitri. Dia mengharapkan organisasi halak Batak di seluruh Kaltim terus bergerak untuk menjalin kerjasama dengan organisasi lain, bukan saja dalam bidang partisipasi kegiatan keagamaan, tapi juga kegiatan lainnya.

"Kita harus tunjukkan bahwa organisasi Batak itu ikut berperan dalam segala aktivitas positif membangun Kaltim," ujar Nixson yang juga anggota DPRD Kaltim itu.

Ke depan, harapannya, pemuda Batak atau para naposo ini harus diberdayakan lebih besar. Dalam jangka pendek, perlu dibuatkan seragam Satgas agar kegiatan mereka berbaur dengan warga lain semakin mantap. #

Jumat, 31 Mei 2019

Idul Fitri, Pemuda Batak Perkuat Toleransi

Rapat Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang dihadiri utusan Pemuda KMB Nauli Samarinda Agustinus Nainggolan dan Ketua Harian KMB Kaltim Nixson Butarbutar.




Menjelang perayaan Idul Fitri bagi umat Islam, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) PDKT Kota Samarinda mengajak organisasi-organisasi etnis, khususnya non muslim untuk menunjukkan sikap toleransi dalam perayaan setahun sekali tersebut.

Bertempat di Warung Mocca, Komplek Kuliner KC Jalan Hasan Basri Samarinda, Jumat (31/5/2019), rapat yang berlangsung pukul 21.00 Wita itu mengundang tokoh-tokoh pemuda, termasuk dari KMB (Kerukunan Masyarakat Batak) yang diwakili oleh Nixson Butarbutar, Ketua Harian KMB Kaltim dan Agustinus Nainggolan, Ketua Seksi Pemuda KMB Nauli Samarinda.

Agenda kegiatan Bersama yang dicetuskan sebagai ungkapan tingginya toleransi antaragama itu adalah berpartisipasi untuk menjaga kenyamanan ibadah Idul Fitri. Masing-masing organisasi etnis dan non muslim diminta mengirim 10 orang wakilnya untuk bergabung dengan tim.

Nantinya pemuda-pemuda ini ditugaskan untuk mengamankan kegiatan sholat, seperti mengatur parkir, mengatur arus lalulintas atau hal lainnya.

Selain mengajak pemuda dari agama Nasrani, Forum Pembauran Kebangsaan yang diketuai Rudyanto Sulisthio itu juga mengajak pemuda Budha dan Hindu. #

Baca artikel lainnya:
https://kmbkaltim.blogspot.com/2019/05/imbauan-ketua-kmb-warga-batak-jangan.htmlhttps://kmbkaltim.blogspot.com/2019/05/dukung-polri-usut-perusuh-21-22-mei-ini.html




Dukung Polri Usut Perusuh 21-22 Mei, Ini Kata Ketua Harian KMB



Kerusuhan paska Pilpres yang terjadi 21-22 Mei di Jakarta, memukul segenap warga negara mengapa hal itu terjadi. Ada 8 orang diberitakan meninggal dunia dan ratusan luka-luka, termasuk aparat keamanan Polri.

Polri tak berdiam diri, pelaku perusuh ditangkapi. Termasuk juga memburu siapa aktor intelektual di belakang para perusuh. Karena Polisi mendapat keterangan dari tersangka perusuh kalau mereka dibayar untuk melakukan kerusuhan. Bahkan ada yang menargetkan untuk membunuh 4 tokoh nasional, termasuk satu orang tokoh survei.

Masyarakat Batak di Kaltim, melalui Ketua Harian KMB (Kerukunan Masyarakat Batak) Kaltim Nixson Butarbutar mengutuk peristiwa itu.

"Kami berterima kasih dengan Polri karena telah berhasil menjaga Indonesia sehingga situasi kondusif sekali," ujar Nixson yang disampaikan melalui video berdurasi 1 menit lebih.

KMB Kaltim juga meminta kepada jajaran Polri untuk tidak ragu-ragu untuk mengusut tuntas pelaku kerusuhan secara hukum. #

Sabtu, 25 Mei 2019

Nason Nadeak dan Piatur Pangaribuan belum Berhasil

Kiri: Nason Nadeak dan sebelah kanan Piatur Pangaribuan. Ini poster yang dibuat oleh tim kreatif KMB Kaltim untuk membantu sosialisasi kedua calon "Senator" dari etnis Batak ini.


Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengumumkan seluruh perhitungan suara peserta Pilpres maupun Pileg yang berlangsung 17 April 2019. Saat ini belum dilakukan penetapan oleh KPU, karena masih menunggu apakah ada para pihak yang keberatan dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Untuk pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), terutama dari Daerah Pemilihan Kaltim, tidak ada yang bermasalah. Perhitungan suara sejak dari TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang berjenjang ke PPK (kecamatan) berlanjut ke KPU Kabupaten/Kota dan terus ke KPU Kaltim dan KPU Pusat, berjalan mulus-mulus saja.

Empat kursi yang disediakan  untuk 'Senator' dari Kaltim sudah terisi oleh mereka yang memperoleh suara tertinggi. Empat orang itu adalah Awang Ferdian Hidayat memperoleh suara spektakuler, yakni 345.682 suara. Disusul kemudian oleh Mahyudin (147.483), Aji Mirni Mawarni (120.388) dan Zainal Arifin (78.725).

Bagaimana dengan perolehan suara Caleg DPD etnis Batak. Seperti diketahui ada dua nama yang keduanya adalah pengurus KMB Kaltim maju dalam kompetisi DPD RI yang lalu. Yang pertama adalah Nason Nadeak SH, MH. Sebelumnya aktivis buruh/pekerja ini berada di Partai Nasdem, namun kemudian memilih beradu sebagai Caleg DPD mewakili Dapil Kaltim.

Calon 'Senator' kedua dari etnis Batak adalah Dr Piatur Pangaribuan. Rektor dari Universitas Balikpapan (UNIBA) ini diketahui adalah Dewan Pakar di KMB Kaltim.

Boleh dibilang, kedua Caleg DPD dari etnis Batak ini juga cukup 'berkeringat' untuk mendapatkan suara. Mereka tak hanya mengandalkan suara warga Batak se Kalimantan Timur yang diketahui jumlah pemilihnya sekitar 30 ribu, tapi juga mencari suara dari segmen lain. Keduanya juga berusaha meningkatkan popularitas dengan cara memasang berbagai poster, kalender dan kartu nama.

Namun keduanya belum beruntung, karena setelah pencoblosan diketahui jumlah suara yang diperoleh tak mampu melampaui yang diharapkan.

Perolehan suara Nason Nadeak adalah 9.621 suara dan Piatur Pangaribuan 29.056 suara. #



Suku Batak Angkola

Kiriman dari Hasanul Haq Batubara Suku Batak Angkola adalah salah satu sub-etnis dari Suku Batak. Tanah ulayat Suku Batak Angkola berada di ...