Jumat, 24 Mei 2019
Caleg Batak Menuju DPR RI dari Dapil Kaltim, Ini Perolehan Suaranya
Ternyata ada empat bermarga Batak yang ikut dalam kontestasi Pemilihan Legislatif DPR RI pada 17 April 2019 lalu. Mereka bertarung di daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur dari partai yang berbeda-beda.
Namun ujung-ujungnya keempat politisi itu kurang beruntung untuk melanggeng ke Senayan. Perolehan suara keempat warga Batak itu tak mampu mengangkat menjadi pemenang dalam partainya.
Bahkan 2 politisi berada dalam partai yang tidak lolos PT (Parliament Threshold) 4 persen, yakni Partai Perindo dan Hanura.
Siapa saja warga Batak yang sudah berani bertarung keberuntungan dalam kontestasi politik 2019 itu? Inilah data perolehan suara mereka yang dicuplik dari Hasil Rekapitulasi Nasional yang diumumkan KPU.
Pertama adalah Wetmen Sinaga. Dia mewakili Partai Perindo (Persatuan Indonesia). Tokoh Pemuda Pancasila yang menjadi pengurus MPN PP itu mendapatkan suara 3.827. Sementara suara perolehan partainya secara total adalah 67.635 suara.
Politisi yang kedua adalah mantan Wakil Kapolda Kaltim Brigjen Pol (Purn) Erry Gultom. Dia menjadi Caleg Partai Hanura Dapil Kaltim dengan perolehan suara 6.618. Partai Hanura sendiri total suaranya untuk DPR RI adalah 28.034 suara.
Dengan perolehan suara Partai Perindo Kaltim 67.635 dan Partai Hanura 28.034 suara, keduanya tidak cukup untuk memperoleh kursi legislative di Senayan. Kedua partai ini pula dinyatakan tak lolos PT karena secara nasional perolehan suara tak cukup 4 persen.
Politisi Batak dari Kaltim ketiga yang gagal menjadi anggota DPR RI adalah Donald Sitorus. Purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat Kolonel ini memperoleh suara 6.062.
Padahal, partainya Demokrat termasuk yang memperoleh satu dari 8 kuota kursi DPR RI Dapil Kaltim. Suara partainya Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berhasil menggaet total suara 112.987, dan mengirim satu calegnya Irwan "Fecho" yang memperoleh suara tertinggi 40.329 suara.
Caleg keempat adalah Cahya Nuraini Lubis. Perempuan kelahiran Bogor 10 Pebruari 1958 itu diutus oleh PDI Perjuangan untuk bertarung ke DPR RI Dapil Kaltim. Dia mendapat suara 4.525.
Jumlah suara Cahya Nuraini Lubis sangat kecil dibanding dengan rivalnya satu partai yang akhirnya mendapat kursi duduk di DPR RI. Partai Banteng itu memperoleh 333.404 suara dan yang lolos ke Senayan adalah Irjen Pol (Purn) Safaruddin dengan suara 86.528 dan Ismail Thomas 49.174 suara.
Sebenarnya ada nama caleg Golkar ke DPR RI yang memakai marga Harahap. Dia adalah Dachlia Harahap SH dengan perolehan suara 21.448. Namun setelah dicek, politisi Partai Golkar untuk DPR RI Dapil Kaltim ini bukanlah etnis Batak. Dachlia adalah istri dari mantan Bupati Penajam Paser Utara yang juga bukan Batak, namun menyandang nama Andi Harahap.
Partai Golkar juga mengirim 2 calegnya ke DPR RI. Dengan perolehan suara total partai 350.829 suara, partai Beringin ini menempatkan dua kadernya, Rudi Masud yang memperoleh 128.910 suara dan Hetifah Sjaifuddin dengan 66.487 suara. #
Berikut urutan perolehan suara Caleg Batak ke DPR RI Dapil Kaltim.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Suku Batak Angkola
Kiriman dari Hasanul Haq Batubara Suku Batak Angkola adalah salah satu sub-etnis dari Suku Batak. Tanah ulayat Suku Batak Angkola berada di ...

-
Kiri: Nason Nadeak dan sebelah kanan Piatur Pangaribuan. Ini poster yang dibuat oleh tim kreatif KMB Kaltim untuk membantu sosialisasi ked...
-
Inilah sebagian pengurus DPP KMB Kaltim, dengan Ketua Janri Manro Samosir dan Sekretaris Charles Siahaan, Bendahara Jeckson Tam...
-
Ini sudah tim KMB yang paling intens diskusi apa saja mengenai KMB Kaltim. Dari meja itu pula memunculkan program-program organisasi agar ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar