Rabu, 01 Mei 2019

Batakaltim Fiesta 2019, Gagal Atau Ditunda?




Rencana sudah disusun. Berbarengan dengan event politik, KMB Kaltim merancang  pertemuan besar Batak se-Kaltim sebelum Pemilu  17 April 2019.

Maka, munculah ide membuat Batakaltim Fiesta 2019. Atau acara Batakaltim yang kedua kali oleh KMB Kaltim. Setelah Batakaltim Fiesta pertama pada bulan November 2017 silam.

Rapat-rapat kecil di rumah Ketua Umum Janri Manro Samosir menyepakati, acara ini diusahakan mendapat sponsor dari kalangan Caleg Batak. Jumlah Caleg ada 22 yang melapor di KMB.

Saat rapat kecil, ada sejumlah pengurus, diantaranya Janson Limbong, Ketua Bidang Kepemudaan KMB Kaltim, Ketua Bidang Politik Toman Manalu, Ketua Timsus Amirullah Siahaan dan Sekretaris Taat Sidabutar.

Ada juga Charles Siahaan, Sekretaris KMB Kaltim dan Eduanton Simbolon , Sekretaris KMB Nauli Kota Samarinda dan juga ada Nainggolan, Ketua Kepemudaan KMB Nauli Samarinda. Sejumlah anak muda dari Tim SADA yang diketuai Binsar Siahaan juga menyambut ide ini.

Maka, dibuatlah proposal. Artis yang bakal diundang pun sudah dikontak. Dari berbagai pilihan, target pertama adalah Judika Sihotang. Ternyata dia sudah tak punya slot kosong mulai Maret sampai April menjelang Pemilu.

Akhirnya, jatuh pilihan ke artis Novita Dewi Marpaung. Ini setelah mencek langsung ke manajemen artis juara kedua X-Factor itu. Kontak langsung dilakukan oleh Rena Napitupulu. Berkali-kali untuk menanyakan soal nilai kontrak dan jadwal.

"Sudah oke untuk 30 Maret 2019," kata Rena Napitulu kepada tim yang akan terlibat dalam acara ini. Namun untuk memastikan, pihak manajemen meminta panjar separuh dari nilai kontrak.

Angka nilai kontrak sudah di tangan. Perhitungan biaya keseluruhan acara juga sudah dihitung, walau masih dengan asumsi. Termasuk memboking tempat di Plenary Convention Hall Komplek Stadion Sempaja. Total biaya sekitar Rp400 juta.

Proposal dibuat dengan rapi. Diprint dengan edisi lux. Kita ingin konsep acara ini adalah jual tiket. Jadi penonton harus membeli tiket masuk. Tapi tentu saja harus didukung oleh para sponsor yang diharapkan dari para politikus Batak yang akan bertarung pada Pemilu 17 April 2019.

Tapi, apa yang terjadi. Ternyata ide "pertemuan besar" bangso KMB tak direspon para Caleg. Hanya dua yang memberikan atensi, yakni Caleg DPD Piatur Pangaribuan dan Caleg Balikpapan Amran Purba.

Rena Napitupulu yang diutus untuk berkomunikasi dengan para Caleg menyerah. Sampai akhirnya Ketum KMB Kaltim Janri Manro Samosir memutuskan; "Sudah tidak usah diteruskan rencana itu". Kita fokus untuk perjuangan politik caleg Batak yang di Samarinda saja. Yang mampu terjangkau oleh kemampuan organisasi.

Akhirnya, bubarlah rencana menggelar Batakaltim Fiesta 2019. Bubarlah rencana mengadakan pertemuan besar caleg Batak dengan konstituen. Propsoal yang dicetak lux dan dijilid rapi menghabiskan dana jutaan rupiah pun menguap begitu saja.

Mudah-mudahan ini bukan kegagalan, tapi rencana yang tertunda saja. Sebab, sekretariat tetap mengagendakan adanya pertemuan besar KMB Kaltim pada tahun ini. Apalagi, kalua melihat sejarah pendiriannya maka selayaknya bulan September adalah usia 2 tahun berdirinya KMB Kaltim. #

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Suku Batak Angkola

Kiriman dari Hasanul Haq Batubara Suku Batak Angkola adalah salah satu sub-etnis dari Suku Batak. Tanah ulayat Suku Batak Angkola berada di ...